Semua

Tips Makan Nasi Agar Tidak Gemuk

Tips Makan Nasi Agar Tidak Gemuk – Makanan pokok utama orang Indonesia adalah nasi, dan belum bisa disebut sudah makan dan merasa kenyang jika belum makan nasi. Padahal sedang diet dan ingin mempunyai badan yang langsing, dan sering kali nasi disebut-sebut sebagai penyebab gemuk. Sementara badan menjadi terasa lemas dan sangat lapar jika belum makan sesuap nasi karena sudah kebiasaan dari kecil untuk makan nasi sebagai menu makanan pokok utama sehari-hari. Berikut ini tips makan nasi agar tidak gemuk.

Tips Makan Nasi Agar Tidak Gemuk

Kurangi Porsinya

Sebenarnya yang berperan besar untuk membuat menjadi gemuk itu adalah porsinya. Jadi boleh saja makan nasi tapi kurang porsinya. Jangan makan nasi terlalu banyak. Komposisi idealnya untuk setiap kali makan ialah seperempat persen nasi dan seperempat persen nya lagi ialah lauknya dan lima puluh persen sisanya ialah sayuran, bisa sayuran mentah atau lalapan, bisa juga sayuran rebus. Jika sedang diet usahakan hanya konsumsi nasi satu atau hingga lima sendok nasi saja. Perbanyak buah dan sayuran.

Imbangi dengan Olahraga

Nasi mengandung karbohidrat simple yang dengan mudah akan segera diolah menjadi glukosa dan jika tidak segera digunakan untuk berolahraga membakar kalori, maka sisa glukosa tersebut yang tak bisa diubah menjadi energi akan disimpan dalam tubuh sebagai lemak. Inilah yang membuat jadi gemuk, jadi selain mengurangi porsinya maka penting juga untuk mengimbanginya dengan gerak tubuh dan berolahraga, sehingga karbohidrat yang masuk bisa segera diubah menjadi energi dan tak menumpuk di tubuh sebagai lemak.

Cara Memasaknya

Selain itu perhatikan juga cara memasaknya. Urutan paling aman dan rendah kandungan zat glikemiknya ialah beras dalam bentuk bubur, lalu dalam bentuk nasi kukus, lalu nasi gurih yang diberi santan atau nasi mentega dan nasi goreng yang dimasak dengan menggunakan minyak sebagai yang paling tinggi kadar lemaknya dan paling besar menyebabkan gemuk. Pada suatu penelitian memasak nasi dengan cara mengukusnya dengan menambahkan lemak, yakni seperti minyak kelapa, dan lalu langsung mendinginkan nasi, maka kandungan pati di dalamnya akan berubah menjadi lebih banyak yang bersifat resisten, sehingga akan berkurang 50 % kalorinya.  Pada satu cangkir nasi mengandung 240 kalori yang akan diubah jadi lemak jika tidak segera dibakar. Cara memasak dalam air mendidih dan lalu memasukkan satu sendok teh minyak kelapa untuk setengah cangkir beras, sebelum memasukkan berasnya, kemudian mendinginkan nasi matangnya di kulkas selama 12 jam, lalu boleh dipanaskan lagi saat hendak disantap, diklaim mampu mengurangi kalorinya hingga 50%. Perlu diketahui bahwa pati ada dua jenis, yakni pati tercerna (digestible starch) serta pati resistan (resistant starch). Pati resistan tidak akan dipecah menjadi glukosa dan bisa melewati usus sebagaimana serat sehingga mempunyai kalori yang lebih rendah daripada pati tercerna. Pada awalnya beras dan kentang mengandung lebih banyak pati resistan, namun cara masak yang salah akan mengubah pati resistan tersebut menjadi pati tercerna.

Ganti Jenisnya

Langkah berikutnya ialah ganti jenis nasinya dari nasi putih menjadi nasi merah. Di dalam setiap satu butir beras nasi itu terdiri dari tiga bagian, yakni kulit nya dan biji nya serta bagian endosperm nya. Kulit yang menyelubungi beras itu kaya akan serat, dan mineral, juga mengandung zat antioksidan. Sementara pada biji nya lebih kaya akan nutrisi, yaitu seperti karbohidrat, dan lemak, serta protein, dan vitamin, juga mineral, serta zat antioksidan. Bagian endosperm ialah bagian yang terbesar dari tiap butir beras dan secara keseluruhannya endosprem terdiri dari karbohidrat dan juga sedikit protein. Nasi dari beras merah lebih memiliki nutrisi daripada nasi dari beras putih dan lebih kaya serat dan juga zat antioksidan. Di dalam satu butir nasi merah mengandung sebanyak 130 kalori, dan 29 gram karbohidrat, juga 2 gram protein, serta 0 gram lemak, dan beberapa vitamin, yakni seperti ada mangan, dan magnesium, juga fosfor, dan vitamin B6, serta selenium. Sedangkan pada nasi putih terkandung sebanyak 112 kalori, dna 24 gram karbohidrat, serta 2 gram serat, dan 1 gram lemak, juga beberapa nutrisi yang sama seperti yang terdapat pada nasi merah. Nasi putih banyak berkurang nutrisinya karena biasanya dikonsumsi lepas dari kulitnya guna meningkatkan kualitas rasa pulen nasinya, namun cara ini justru menjadikan nasi putih banyak kehilangan nutrisi pentingnya yang terbuang hingga menjadikannya hanya tersisa mengandung karbohidrat saja. Oleh karenanya usahakan untuk mengganti nasi putih dengan nasi merah atau nasi dari beras hitam yang masih mengandung serat alami dan juga nutrisi.

Jangan Makan Nasi saat Malam atau Jelang Tidur

Usahakan agar tidak langsung tidur setelah makan nasi. Jadi usahakan makan nasi hanya saat pada siang dan pagi hari saja  jangan makan nasi saat malam jelang saat tidur. Tubuh yang merasa ngantuk setelah merasa kenyang lalu segera ingin tidur setelah makan ini sebenarnya merupakan alarm pertanda dari tubuh bahwa tubuh merasa lelah saat harus mencerna makanan yang masuk  yakni nasi beserta lauk pauknya tadi. Suatu hal yang berbeda jika mengonsumsi rujak buah atau salad sayuran maka tubuh tidak akan merasa mengantuk karena kelelahan akibat harus bekerja keras mencerna makanan yang masuk. Pada saat tubuh tidur tersebut maka kandungan karbohidrat simple dari beras yang masuk yang diubah menjadi glukosa akan lalu berubah bentuk menjadi lemak yang menumpuk di dalam tubuh karena tak bisa dengan segera digunakan menjadi energi, inilah yang menjadi penyebab terjadinya kegemukan. Oleh karenanya lawan rasa kantuk tersebut dan gunakan tubuh untuk banyak bergerak dan beraktivitas, agar glukosa yang dihasilkan dari nasi yang dikonsumsi dapat dipakai habis secara tuntas menjadi energi dan tidak tertimbun dalam tubuh sebagai lemak.

Perhatikan hal-hal tersebut di atas agar meski makan nasi namun tidak akan menyebabkan menjadi kegemukan.

Share Button